![]() |
Siswa PAUD-TK Nusa Indah dan SDN Kediren berkeliling desa dalam acara Kirab Maulid (dok/snt) |
Sabtu (16/11/2019) para siswa-siswi PAUD-TK Nusa Indah dan SDN Kediren berkumpul memenuhi halaman sekolah dalam acara Kirab Maulid Nabi 1441 H. Mereka kompak mengenakan busana yang dominan berwarna putih, didampingi para wali murid, komite sekolah, serta para guru.
Tak ketinggalan, turut hadir pula grup drumband ESDE Musica Drumband.Grup drumband yang berisikan siswa kelas 3 sampa 6 SDN Kediren ini merupakan grup drumband pertama di Desa Kediren. Bahkan, baru terbentuk 3 minggu sebelum kirab maulid ini diselenggarakan.
Sekitar
pukul 7 pagi, Drs. Sudja'i, Kepala Desa Kediren membuka acara kirab
dengan upacara potong tumpeng, dilanjutkan dengan proses pemotongan pita
dan dan pelepasan balon-balon gas seraya mengumandangkan bacaan
shalawat Nabi. Selanjutnya peserta kirab maulid diberangkatkan berkeliling desa bersama grup drumband ESDE Musica Drumband.
Meskipun baru berlatih selama 3 minggu, namun ternyata grup drumband ini sudah cukup menguasai notasi musik yang dimainkan. Terdengar ada 3 lagu familiar yang dimainkan oleh ESDE Musica Drumband, yaitu Gambang Suling, Gundul Gundul Pacul, dan Ummi (Hadad Alwi & Sulis). "Latihannya (dimulai) sekitar tiga minggu yang lalu. Saya ingat mulai tanggal 28 Oktober," kata Azizah, guru SDN Kediren.
Usai
berkeling desa dari satu gang ke gang berikutnya, para peserta kirab
kembali berkumpul ke halaman sekolah. Kegiatan memasuki acara inti
peringatan maulid Nabi, berupa sambutan beberapa pihak, pentas seni, dan
pengundian hadiah.
![]() |
| Kepada Desa Kediren memberikan sabutan dalam acara Kirab Maulid Nabi 1441 H (dok/snt) |
Secara
berturut-turut sambutan disampaikan oleh ketua komite SDN Kediren,
Kepala PAUD-TK Nusa Indah, Kepala SDN Kediren, dan terakhir sambutan
oleh Kepala Desa Kediren, Drs. Sudja'i. Dalam
sambutannya, Drs. Sudja'i memberikan apresiasi dan berpesan kepada
siswa SDN Kediren agar tetap semangat belajar, tidak malas berlatih,
serta selalu meneladani Nabi Muhammad SAW.
"Nabi
Muhammad SAW diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kecintaan
kita terhadap kelahiran Nabi Muhammad harus mampu dibuktikan dengan
sikap sehari-hari, seperti memiliki sifat suka menolong antar sesama dan
mampu bersikap adil," ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pentas seni siswa-siswi PAUD-TK dan SDN, penampilan musik oleh ESDE Musica Drumband, dan pengundian hadiah. Beberapa hadiah menarik yang dibagikan antara lain kipas angin, rice cooker, kompor gas, dan door prize berupa sepeda gunung.
Semua
kegiatan berlangsung meriah dan mengundang decak kagum dari banyak
orang. "Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, acara ini bisa
sukses. Termasuk juga ibu-ibu wali murid, yang menyiapkan konsumsi untuk
acara," kata Santi, guru PAUD Nusa Indah. [snt/bas]
Kontributor Santi Yuliana / Bassorich
Editor Tim Redaksi

